Monday, July 20, 2015

BAHAYA OBESITAS atau KEGEMUKAN

Travazz - Traveling Azzeekk     5:02 PM    


Obesitas atau Kegemukan merupakan masalah bagi masyarakat dimanapun berada, dan tidak boleh dianggap ringan. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeklarasikannya obesitas sebagai epidemik global.
Penyebab obesitas yang sebaiknya anda ketahui :

- Genetik
Obesitas cenderung diturunkan dari orang tua. Namun anggota keluarga tidak hanya berbagi gen, tetapi juga makanan dan kebiasaan gaya hidup, yang bisa mendorong terjadinya obesitas. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rata-rata faktor genetik memberikan pengaruh sebesar 25% - 30% terhadap berat badan seseorang.

- Lingkungan
Lingkungan juga termasuk salah satu penyebab terjadinya obesitas, lingkungan ini termasuk prilaku gaya hidup seperti apa yang masyarakat makan dan aktivitasnya seperti apa, contoh masyarakat yang saat ini untuk memakan yang cepat saji, tidak mau repot untuk memasak makanan yang dikelola sendiri sampai komposisi makanan tersebut diketahuinya, contoh pola tidur yang terkadang rela tidur malam/larut hanya untuk pekerjaan yang begitu numpuk dan menjadi malas untuk memperhatikan diri sendiri. Banyak sekali di lingkungan kita seperti ini.

- Fisik
Kurangnya aktivitas seseorang yang tidak membuat metabolisme tubuh meningkat hingga pembakaran kalori dalam tubuh berkurang maka setiap harinya mengkonsumsi kalori yang banyak hingga tidak seimbangnya tubuh untuk membakar kalori, maka ini akan menimbulkan obesitas.

- Pikiran
Banyak beban pikiran, pikiran seseorang bisa mempengaruhi kebiasaan makannya, banyak orang yang memberikan reaksi terhadap emosinya dengan makan. Gangguan ini merupakan masalah yang serius terutama pada wanita muda yang menderita obesitas, dan bisa menimbulkan kesadaran yang berlebihan tentang kegemukannya serta rasa tidak nyaman dalam pergaulan sosial.

Sebagian besar kesadaran akan bahaya obesitas masih rendah, banyak orang tidak menyadari mereka menderita obesitas dan berpikir berat badannya normal. Hal ini tentu tak boleh diabaikan karena obesitas juga meningkatkan peluang resiko terjadinya sejumlah penyakit menahun seperti :

  • Diabetes tipe 2 (timbul pada masa dewasa)
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Stroke
  • Serangan jantung (infark miokardium)
  • Gagal jantung
  • Kanker (jenis kanker tertentu, misalnya kanker prostat dan kanker usus besar)
  • Batu kandung empedu dan batu kandung kemih
  • Osteoartritis
  • Tidur apneu (kegagalan untuk bernafas secara normal ketika sedang tidur, menyebabkan berkurangnya kadar oksigen dalam darah)

Body Mass Index atau disingkat dengan BMI adalah salah satu cara yang dipergunakan untuk mengukur kenormalan berat badan seseorang berdasarkan ketinggian tubuhnya. Dalam Bahasa Indonesia, Body Mass Index (BMI) disebut dengan Indeks Massa Tubuh atau disingkat dengan IMT.
kita dapat menghitungnya 

Rumus BMI = Berat Badan (kg) / [Tinggi badan (m) x Tinggi Badan (m)]

Resiko kesehatan yang berhubungan dengan obesitas akan meningkat sejalan dengan meningkatnya angka bmi :
Resiko rendah : bmi < 25
Resiko menengah : bmi 25-30
Resiko tinggi : bmi 30-35
Resiko sangat tinggi : bmi 35-40
Resiko sangat sangat tinggi : bmi 40 atau lebih.


Cara mengatasi obesitas:

  • Pola hidup sehat
  • Olahraga teratur
  • Pola makan sehat
Sebelum penyakit menyerang pada tubuh Anda, maka sebaiknya kita mencegah terlebih dahulu dari pada mengobati. Karena orang gemuk sangat mudah terkena penyakit.
Sumber : Berbagai sumber.

Kami XTrainer60 akan memandu anda bagaimana pola hidup sehat olahraga teratur dan pola makan yang sehat, sehingga  anda dapat mencapai target proporsi tubuh ideal yang anda inginkan.
Kontak Kami 

0 comments :

© 2011-2014 Ab_FitJidojo. Designed by Bloggertheme9. Powered by Blogger.